Penting! Yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Blower HP

Pemakaian blower HP tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan teknisi harus selalu bersikap hati-hati saat mengoperasikannya. Fungsi alat ini sendiri adalah untuk memasang, mencetak dan mengangkat serta melalukan solder ulang terhadap komponen HP yang mengalami kerusakan.

Teknik Memegang

Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan saat menggunakan blower adalah saat memegang alat tersebut. Sangat beda dengan solder biasa, posisi memegang blower untuk HP harus tegak dan lurus terhadap spare part atau komponen yang menjadi target.

Teknik Pemakaian

Perabot blower HP mempunyai dua sistem pengaturan yaitu berupa pengaturan panas yang keluar dari moncong solder dan pengaturan linear yang berhubungan antara satu dengan yang lain. Makin tinggi suhu yang dikeluarkan, makin tinggi pula tekanan yang dihasilkan.

Blower ini memiliki kelebihan utama dibanding solder biasa, yaitu dapat melelehkan timah tanpa melalui sentuhan langsung, karena lebih mengandalkan panas udara. Agar fungsinya bisa berjalan lebih optimal, aturlah suhu dan tekanan sesuai dengan kebutuhan jangan terlalu berlebihan maupun sebaliknya terlalu kurang.

Misalnya jika membutuhkan suhu berukuran 200 derajat maka pengaturannya juga berada di posisi sama. Di sini setiap teknisi harus bisa memahami kebutuhan panas dan tekanan setiap komponen itu berbeda-beda. Pelajari hal ini lebih dulu sebelum menggunakan langsung peralatan blower HP untuk memperbaiki kerusakan ponsel.

Teknik Mengatur Suhu Dan Tekanan Udara

Hal penting lainnya yang tidak boleh dilupakan dalam penggunaan blower untuk HP adalah teknik mengatur suhu dan tekanan udara. Misalnya jika alat tersebut dipakai untuk mengeringkan cairan, suhu yang dibutuhkan adalah antara 100 hingga 200 derajat dengan tekanan udara kencang atau 8.

Kemudian untuk memanaskan dan melelehkan timah baik itu di posisi atas maupun bawah, suhu yang dibutuhkan antara 250 hingga 400 derajat dan tekanan udaranya adalah pelan atau 3. Untuk komponen dari plastik, butuh panas sekitar 250 hingga 275 derajat dan tekanan udara pelan.

Selain itu masih ada komponen lain yang dapat diperbaiki melalui blower HP dengan pengaturan panas dan tekanan udara yang berbeda-beda. Jadi jika ingin menambahi, informasikan saja melalui kolom komentar di bawah.

Welding Remover Sebagai Salah Satu Alat servis HP yang Utama

Alat servis hp ialah seperangkat alat yang akan membantu Anda untuk memperbaiki berbagai jenis hp. Kebutuhan masyarakat akan perbaikan hp yang dimiliki kini menjadi semakin tinggi. Bukan tanpa alasan, namun fungsi hp yang sangat krusial membuat perbaikan terhadap berbagai jenis hp juga menjadi sangat penting untuk dilakukan. Berbicara mengenai alat untuk melakukan perbaikan terhadap berbagai jenis hp, Anda wajib mengetahui welding remover yang merupakan salah satu alat utama yang akan sangat berguna untuk melakukan perbaikan terhadap hp Anda. Apa saja fiturnya?

Elemen Material Anti Panas

Welding remover yang biasa dikenal dengan nama solder uap ini juga merupakan material yang akan selalu berhubungan dengan panas. Untuk menjaga agar alat ini tetap awet, Anda sebaiknya memilih welding remover yang memiliki komponen anti panas di dalamnya, sehingga alat yang Anda miliki tidak mudah rusak.

Temperatur Monitor

Selain jenis anti panas yang sebaiknya terdapat di alat solder uap, ada baiknya bagi Anda untuk memilih jenis solder uap yang memiliki temperatur monitor sehingga Anda akan menjadi lebih mudah untuk memantau suhu pada hp yang akan Anda perbaiki. Bukan sebatas mengenai alasan keamanan saja, namun monitor temperatur ini juga menjadi sangat penting terutama ketika Anda membutuhkan untuk mengetahui batasan suhu pada hp tersebut.

Air Flow Rate

Setelah beberapa hal yang berhubungan dengan suhu pada alat-alat yang digunakan untuk melakukan servis hp, Anda juga wajib mengetahui apakah alat servis yang Anda gunakan memiliki air flow rate atau fitur aliran udara yang akan menurunkan suhu pada alat dan hp yang sedang diperbaiki. Air flow rate juga sangat penting terutama untuk Anda yang tidak memiliki fitur temperature monitor pada alat yang digunakan untuk melakukan perbaikan pada hp.

Memilih alat servis untuk berbagai jenis hp tentu bukan merupakan hal yang dapat dilakukan dengan cepat. Namun ketika Anda telah menemukan alat servis hp dengan beberapa fitur di atas, Anda layak untuk memilihnya karena alat-alat tersebut telah layak untuk dijadikan sebagai sarana perbaikan berbagai jenis hp.

Cara Memperbaiki Power Supply Handphone

Power supply atau SPU termasuk komponen yang ada pada komputer yang mempunyai fungsi sebagai pemberi tegangan serta arus listrik kepada komponen-komponen lainnya. Pada kesempatan kali ini, kita akan sedikit membahas tentang cara untuk memperbaiki kerusakan power supply pada handphone.

Perlu Anda tahu bahwa kerja pada power supply dengan memiliki jenis AC (alternating current) yang arus listriknya dapat memberi ubahan menjadi suatu arus DC (direct current) yakni searah. Ada beberapa langkah untuk memperbaiki power supply pada handphone Anda yang rusak.

  1. Melakukan Tes Power Supply

Jika Anda ingin melakukannya secara manual cukup hubungkan ujung kabel output tertentu. Jika ingin langsung mendapatkan hasil yang cepat dan praktis Anda bisa mencoba untuk menjalankan tes PSU secara otomatis. Tes ini dilakukan untuk mengetahui rusak atu tidaknya power supply handphone Anda.

  • Melepas Kotak Power Supply

Buka casing power supply handphone dan ambil kotak power supply, jika Anda sudah membukanya maka dari sini Anda akan mengetahui bagian-bagian yang sudah terbakar atau juga adakah komponen yang terbakar. Jangan lupa untuk membersihkan bekas lem agar Anda dapat mengecek adanya komponen dari koneksi suatu kabel dengan board. Cara yang satu ini dilakukan agar bisa memeriksa kemampuan pada kebocoran yang terjadi di bagian yang satu ini.

  • Periksa Komponen Per Bagiannya

Power supply memiliki beberapa komponen power supply yaitu transitor pembangkit, kapasitor serta dengan resistor, FUSE, transitor power, diode bridge. Pengecekan masing-masing komponen dapat dilakukan menggunakan avo meter atau juga dengan multimeter. Jika Jarum multimeter setelah diberi tegangan bergerak itu artinya tidak ada kerusakan tetapi jika jarum multimeter sudah diberi tegangan tapi tetap tidak bekerja tandanya ada salah satu komponen yang rusak. Segera ganti komponen yang dirasa rusak.

  • Tes Akhir

Jika komponen yang rusak sudah diganti, cek kembali alat yang sedang dibahas ini, yakni power supply apakah sudah berfungsi atau belum. Kembali gunakan avo meter atau multimeter untuk mendeteksinya.

Nah! Beberapa cara di atas semoga dapat dijadikan referensi. Komen di bawah jika Anda merasa terbantu dengan ulasan ini. Dapatkan banyak tips yang bermanfaat lainnya!